10 Perguruan Tinggi Tertua di Dunia yang Masih Berdiri Hingga Kini, Nomor 1 Bikin Kaget!

Halo, Shiners! Apa kabar? Kali ini, kita akan membahas fun fact tentang 10 perguruan tinggi tertua di dunia yang masih berdiri hingga kini. Kira-kira, ada yang dari Indonesia nggak ya? Yuk, kita simak bersama!

Perguruan tinggi adalah tempat di mana kita bisa menimba ilmu, mengembangkan bakat, dan mempersiapkan masa depan. Di sana, kita juga bisa bertemu dengan teman-teman baru, dosen-dosen inspiratif, dan berbagai pengalaman menarik. Tapi, taukah kamu bahwa ada beberapa perguruan tinggi yang sudah berusia ratusan bahkan ribuan tahun? Wow, pasti banyak banget sejarah dan tradisi yang melekat di sana. Penasaran apa saja perguruan tinggi tertua di dunia? Ini dia daftarnya!

1. Universitas Al Quaraouiyine, Maroko 

Dan inilah universitas tertua di dunia yang masih berdiri hingga kini, yaitu Universitas Al Quaraouiyine. Universitas ini didirikan sebagai masjid oleh Fatima al-Fihri pada tahun 857-859 di kota Fez, Maroko. Fatima al-Fihri adalah seorang wanita yang berasal dari keluarga kaya yang bermigrasi dari Kairouan, Tunisia. Masjid tersebut pertama kali didirikan oleh Fatima al-Fihri, seorang wanita Muslim yang berasal dari Tunisia pada tahun 859. Universitas Al Quaraouiyine memiliki arsitektur yang menawan, dengan halaman yang luas, kubah yang berwarna-warni, dan perpustakaan yang berisi jutaan halaman naskah-naskah kuno yang bisa diakses secara online. Universitas ini juga memiliki warna putih sebagai warna khasnya, yang melambangkan kesucian dan kebersihan. Universitas ini memiliki peran penting dalam hubungan budaya dan akademis antara dunia Islam dan Eropa pada abad pertengahan. Banyak sarjana terkenal yang belajar atau mengajar di universitas ini, seperti Ibnu Rushd, Leo Africanus, dan Maimonides. Universitas ini juga menghasilkan banyak karya ilmiah, terutama dalam bidang hukum Islam, bahasa Arab, dan astronomi. 

Universitas ini masih beroperasi hingga saat ini, dan menjadi bagian dari sistem universitas negara Maroko pada tahun 1963. Universitas ini menawarkan pendidikan dalam bidang ilmu-ilmu Islam, dengan penekanan pada mazhab Maliki dan tata bahasa Arab klasik. Universitas ini juga membuka pelajaran tentang mata pelajaran non-Islam, seperti sains, sastra, dan sejarah. Universitas ini menerima mahasiswa dari seluruh Maroko dan Afrika Barat, serta beberapa negara lain.

Universitas ini telah melahirkan banyak tokoh terkenal, seperti Ibnu Khaldun, seorang sejarawan dan sosiolog besar, Leo Africanus, seorang penjelajah dan penulis yang pernah mengunjungi Timbuktu, dan Maimonides, seorang filsuf dan dokter Yahudi. Universitas Al Quaraouiyine diakui oleh UNESCO dan Guinness World Records sebagai universitas tertua yang masih beroperasi di dunia. 

2. Universitas Al-Azhar, Mesir 

Universitas ini didirikan pada abad ke-10 oleh Dinasti Fatimiyah, yang mengklaim keturunan dari Fatimah, putri Nabi Muhammad. Nama universitas ini diambil dari nama Fatimah yang juga disebut al-Zahra (yang bercahaya). Universitas Al-Azhar tidak hanya menjadi pusat pendidikan sastra Arab dan pengkajian Islam Sunni, tetapi juga memiliki peran penting dalam sejarah dan politik Mesir. Universitas ini memiliki lebih dari 100.000 mahasiswa dan 9 fakultas, yaitu Teologi, Hukum Islam, Bahasa Arab, Usuluddin, Dakwah, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, dan Ilmu Teknik. Universitas ini pernah menjadi tempat berkumpulnya para pejuang kemerdekaan Mesir dari penjajahan Inggris dan Prancis. Universitas ini juga menjadi sumber fatwa (keputusan hukum Islam) yang berpengaruh bagi umat Islam di seluruh dunia.

Universitas ini juga dikenal sebagai tempat di mana banyak ulama dan pemimpin Islam berasal atau belajar, seperti Imam Syafi’i, Imam Al-Ghazali, Imam Ibn Taymiyyah, Imam Al-Suyuti, Hasan Al-Banna, dan Yusuf Al-Qaradawi. Universitas ini juga menjadi salah satu lembaga yang berwenang dalam memberikan fatwa atau pendapat hukum Islam. Universitas ini juga berperan dalam mendukung kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda, dengan mengirimkan utusan-utusan dan delegasi-delegasi untuk berdiplomasi dengan pemerintah Indonesia dan negara-negara lain. Universitas ini juga menjadi tempat belajar bagi banyak mahasiswa dan tokoh Indonesia, seperti Mohammad Hatta, Mohammad Natsir, Buya Hamka, dan Abdurrahman Wahid.

Universitas Al-Azhar memiliki lebih dari 100.000 mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Universitas ini menawarkan berbagai program studi, mulai dari teologi, syariah, bahasa, kedokteran, hingga teknik. Universitas ini juga memiliki perpustakaan yang menyimpan jutaan halaman naskah langka yang bisa diakses secara online.

3. Universitas Salamanca, Spanyol 

Universitas Salamanca adalah universitas tertua di Spanyol dan salah satu yang tertua di Eropa.  Universitas ini didirikan pada tahun 1218 oleh Raja Alfonso IX dari Leon. Universitas ini memiliki perpustakaan tertua di dunia, yang sangat cantik dan mirip dengan adegan di film Harry Potter, yang berisi lebih dari 2,7 juta buku, termasuk beberapa manuskrip berharga. Universitas ini juga menjadi tempat Christopher Columbus berdebat dengan dewan ilmuwan tentang rencananya untuk menjelajahi Samudra Atlantik pada tahun 1492. Universitas ini juga memiliki simbol rahasia yang konon memberi keberuntungan bagi mahasiswa yang bisa menemukannya di antara ukiran-ukiran di fasad gedung universitas. Simbol itu adalah tengkorak dan katak, yang sebenarnya melambangkan bahaya kematian dan nafsu.

Universitas Salamanca memiliki lebih dari 30.000 mahasiswa dari 50 negara yang berbeda. Universitas ini memiliki 26 fakultas dan sekolah, yang menawarkan berbagai program studi di bidang humaniora, ilmu sosial, ilmu alam, teknik, kesehatan, dan pendidikan. Universitas ini juga memiliki 4 kampus cabang di kota-kota Ávila, Zamora, Béjar, dan Villamayor, yaitu:

  1. Kampus Ávila, yang terletak di kota Ávila, sekitar 100 km dari Salamanca. Kampus ini menawarkan program studi di bidang pendidikan, ilmu sosial, dan hukum.
  2. Kampus Zamora, yang terletak di kota Zamora, sekitar 65 km dari Salamanca. Kampus ini menawarkan program studi di bidang kesehatan, ilmu lingkungan, dan teknik.
  3. Kampus Béjar, yang terletak di kota Béjar, sekitar 70 km dari Salamanca. Kampus ini menawarkan program studi di bidang teknik industri, tekstil, dan mekanik.
  4. Kampus Villamayor, yang terletak di kota Villamayor, sekitar 5 km dari Salamanca. Kampus ini menawarkan program studi di bidang ilmu alam, biologi, dan farmasi.

Universitas Salamanca adalah tempat yang penuh dengan sejarah, ilmu pengetahuan, dan keajaiban. Siapa yang tidak ingin belajar di sana?

4. Universitas Oxford, Inggris 

Universitas Oxford adalah universitas tertua di dunia yang berbahasa Inggris. Universitas ini didirikan sekitar abad ke-11, jauh sebelum suku Aztec, Machu Picchu, atau Pulau Paskah ada. Menurut catatan sejarah, universitas ini sudah berdiri sejak tahun 1096. Universitas ini memiliki banyak bangunan kuno yang indah dan megah, yang sering menjadi lokasi syuting film Harry Potter. Universitas ini juga memiliki perpustakaan terbesar di Britania Raya dengan koleksi buku mencapai 11 juta eksemplar. Universitas ini juga terkenal dengan alumni-alumninya yang sukses, seperti 58 penerima Nobel, 28 Perdana Menteri Inggris, dan banyak penulis, aktor, dan ilmuwan terkenal. 

Universitas ini juga memiliki tradisi dan keunikan tersendiri, seperti hukuman meminum bir untuk pelanggaran etika, perang kura-kura antara perguruan tinggi, dan bel yang tidak berhenti berdering selama lebih dari 175 tahun. Universitas Oxford adalah tempat yang penuh dengan sejarah, pengetahuan, dan keajaiban. Tidak heran jika banyak orang yang bermimpi untuk belajar di sana.

5. Universitas Paris, Prancis 

Universitas Paris (bahasa Prancis: Université de Paris) pertama kali muncul pada pertengahan kedua abad ke-12, tetapi pada 1970 diatur kembali sebagai 13 universitas otonom (University of Paris I–XIII). Universitas ini sering disebut sebagai Sorbonne atau La Sorbonne karena institusi kolese (Collège de Sorbonne) yang didirikan pada 1257 oleh Robert de Sorbon, tetapi universitas tersebut lebih tua dan tidak pernah berpusat seluruhnya ke Sorbonne. Universitas ini memiliki sejarah yang panjang dan prestisius, termasuk peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan, filsafat, dan hukum di Eropa. 

Universitas ini juga menjadi tempat belajar bagi tokoh-tokoh terkenal seperti Thomas Aquinas, Victor Hugo, Claude Levi-Strauss, dan 28 Perdana Menteri Prancis. Saat ini, Universitas Paris tersebar di seluruh kota, telah dibagi menjadi 13 institusi otonom pada tahun 1970. Ketigabelas universitas tersebut masih berdiri dan berada di bawah rektor umum dari Akademi Paris, dengan kantor-kantor yang berlokasi di Sorbonne.

6. Universitas Cambridge, Inggris 

Universitas Cambridge adalah salah satu universitas paling prestisius di dunia. Universitas ini didirikan pada tahun 1209 oleh sekelompok sarjana yang melarikan diri dari Oxford karena konflik dengan penduduk kota. Universitas ini adalah universitas tertua kedua di dunia yang menggunakan bahasa Inggris, setelah Universitas Oxford, dan universitas keempat tertua yang masih beroperasi di dunia. Universitas ini memiliki sejarah yang panjang dan prestisius, termasuk peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan, sastra, dan politik di Inggris dan dunia.  

Saat ini, Universitas Cambridge terdiri dari 31 kolese dan 150 departemen, fakultas, dan institusi yang menawarkan berbagai bidang studi, mulai dari ilmu alam, ilmu sosial, hingga humaniora. Universitas ini memiliki lebih dari 24.000 mahasiswa, termasuk lebih dari 9.000 mahasiswa internasional dari 150 negara. Universitas ini telah melahirkan banyak tokoh terkenal, seperti Isaac Newton, Charles Darwin, Stephen Hawking, dan 121 penerima Nobel.

7. Universitas Padua, Italia 

Universitas Padua adalah salah satu universitas abad pertengahan di Italia yang masih beroperasi hingga saat ini. Universitas ini didirikan pada tahun 1222 oleh sekelompok mahasiswa dan dosen yang meninggalkan Universitas Bologna karena alasan politik. Universitas ini memiliki sejarah yang panjang dan prestisius, termasuk peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan, filsafat, dan hukum di Eropa. Beberapa ilmuwan dan pemikir terkemuka yang pernah belajar atau mengajar di universitas ini adalah Galileo Galilei, Nicolaus Copernicus, Andreas Vesalius, dan William Harvey. 

Saat ini, Universitas Padua terdiri dari 32 departemen yang menawarkan berbagai bidang studi, mulai dari ilmu alam, ilmu sosial, hingga humaniora. Universitas ini memiliki lebih dari 65.000 mahasiswa, termasuk lebih dari 5.200 mahasiswa internasional dari berbagai negara. Universitas ini juga terlibat dalam berbagai proyek penelitian dan kerjasama dengan mitra industri dan akademik di seluruh dunia.

8. Universitas Naples Federico II, Italia 

Universitas Naples Federico II adalah universitas tertua di dunia yang didirikan oleh seorang penguasa sekuler, yaitu Frederick II, kaisar Kekaisaran Romawi Suci, pada tahun 1224. Universitas ini terletak di Naples, kota terbesar ketiga di Italia dan salah satu kota tertua yang terus berpenghuni di dunia. Universitas ini memiliki lebih dari 93.000 mahasiswa, termasuk 2.500 mahasiswa internasional dari 90 negara dan 13 fakultas, yaitu Pertanian, Arsitektur, Ekonomi, Teknik, Farmasi, Hukum, Kedokteran, Kedokteran Hewan, Ilmu Politik, Psikologi, Ilmu Pendidikan, Matematika, Fisika, dan Ilmu Alam, dan Sastra dan Filsafat. Beberapa tokoh terkenal yang pernah belajar di universitas ini adalah filsuf Thomas Aquinas, astronom Giovanni Battista Riccioli, dan penulis Giambattista Vico.

9. Universitas Toulouse, Prancis 

Universitas Toulouse, yang didirikan pada tahun 1229 M, diakui sebagai salah satu universitas tertua di dunia. Berlokasi di kota Toulouse, Prancis, universitas ini memiliki sejarah panjang dalam menyediakan pendidikan tinggi. Universitas Toulouse didirikan oleh Raja Louis IX dan Paus Gregorius IX sebagai salah satu universitas pertama yang mengajarkan teologi, hukum, kedokteran, dan seni liberal. Sejak pendiriannya, Universitas Toulouse telah menjadi pusat pembelajaran yang penting, menarik mahasiswa dan sarjana dari seluruh Eropa. Universitas ini memiliki sejarah yang panjang dan kaya, termasuk peran penting dalam gerakan Albigensian, Perang Seratus Tahun, dan Revolusi Prancis. Salah satu ciri khasnya adalah fokusnya pada studi hukum dan teologi pada tahap awal berdirinya. 

Saat ini, Universitas Toulouse terdiri dari 13 institusi yang menawarkan berbagai bidang studi, mulai dari ilmu alam, ilmu sosial, hingga humaniora yang tersebar di kota Toulouse dan sekitarnya. Beberapa universitas otonom tersebut adalah Universitas Toulouse 1 Capitole, yang mengkhususkan diri dalam bidang hukum, ekonomi, dan manajemen; Universitas Toulouse 2 Jean Jaurès, yang mengkhususkan diri dalam bidang humaniora, ilmu sosial, dan seni; dan Universitas Toulouse 3 Paul Sabatier, yang mengkhususkan diri dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kesehatan, dan olahraga.

Universitas ini juga menjadi tempat belajar bagi tokoh-tokoh terkenal seperti Thomas Aquinas, Michel de Montaigne, dan Pierre de Fermat. Universitas ini memiliki lebih dari 100.000 mahasiswa, termasuk 15.000 mahasiswa internasional dari 110 negara. Universitas ini juga terlibat dalam berbagai proyek penelitian dan kerjasama dengan mitra industri dan akademik di seluruh dunia.

10. Universitas Coimbra, Portugal 

Universitas Coimbra adalah universitas tertua di Portugal dan salah satu yang tertua di Eropa. Universitas ini didirikan pada tahun 1290 oleh Raja Dinis I sebagai studium generale, yaitu sebuah lembaga pendidikan tinggi yang diakui oleh Paus dan memiliki hak untuk memberikan gelar akademik. Universitas ini awalnya berlokasi di Lisbon, namun kemudian dipindahkan ke Coimbra pada tahun 1308 oleh Raja Denis I. Universitas ini memiliki lebih dari 20.000 mahasiswa yang berasal dari lebih dari 100 negara. Universitas Coimbra memiliki empat kampus, 12 fakultas, 16 perpustakaan, dua museum, satu teater, satu stadion, dan satu kebun botani. Universitas Coimbra memiliki tradisi akademik yang kaya dan unik, seperti serenata fado (nyanyian rakyat), praxe (ritual inisiasi), dan queima das fitas (pesta akhir tahun). Universitas Coimbra adalah salah satu pusat penelitian terkemuka di Portugal, dengan 38 pusat penelitian, 24.236 publikasi di Web of Science, dan 411 paten nasional dan internasional.

Salah satu bangunan ikonik di universitas ini adalah perpustakaan Joanina, yang memiliki koleksi buku-buku langka dan bersejarah. Perpustakaan ini dibangun pada abad ke-18 oleh Raja John V dan dinamai menurut namanya. Perpustakaan ini memiliki gaya arsitektur barok dan dihiasi dengan lukisan, ukiran, dan emas. Universitas Coimbra adalah salah satu warisan dunia UNESCO sejak 2013, karena pengaruhnya yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, dan bahasa di seluruh dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights